
KOTAWARINGIN TIMUR – Mengantisipasi dampak buruk peningkatan intensitas kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah, SMAS Bina Bangsa 01 mengambil langkah cepat dan sigap dengan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Kebijakan ini resmi diterapkan mulai Jumat, 4 September 2026, sebagai bentuk komitmen sekolah dalam menjaga kesehatan, keselamatan, dan perlindungan seluruh peserta didik serta tenaga pendidik.
Langkah mitigasi ini diambil menyusul penurunan kualitas udara yang berisiko bagi kesehatan pernapasan para siswa. Melalui edaran resmi yang disampaikan kepada orang tua/wali murid, pihak sekolah memastikan bahwa proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berlangsung secara efektif dan terstruktur dari rumah masing-masing.
Ketentuan Pelaksanaan PJJ SMAS Bina Bangsa 01
Untuk memastikan KBM daring berjalan optimal tanpa mengabaikan kondisi teknis di lapangan, sekolah telah menetapkan beberapa panduan pelaksanaan:
-
Waktu dan Durasi Belajar: KBM daring dimulai pukul 07.30 WIB setiap harinya. Guna mengurangi durasi screen time berlebih dan menjaga efektivitas pembelajaran, durasi 1 jam pelajaran disesuaikan menjadi 30 menit.
-
Jadwal Pelajaran: Pelaksanaan PJJ tetap mengacu pada jadwal pelajaran reguler yang telah ditetapkan oleh satuan pendidikan.
-
Fleksibilitas Peserta Didik: Seluruh siswa wajib mengikuti instruksi guru melalui platform pembelajaran digital yang digunakan sekolah, dengan penyesuaian khusus terhadap kondisi ketersediaan sinyal di wilayah tempat tinggal masing-masing.
Imbauan Kesehatan dan Peran Aktif Orang Tua
Selain penyesuaian sistem belajar, sekolah menekankan pentingnya peran serta orang tua/wali murid dalam mendampingi putra-putrinya selama masa PJJ. Orang tua diharapkan dapat membantu mengingatkan jadwal belajar, memastikan partisipasi siswa, mendukung penyelesaian tugas, serta menjalin komunikasi aktif dengan wali kelas jika menemui kendala teknis.
Pihak sekolah juga membagikan imbauan kesehatan ketat bagi seluruh warga sekolah:
-
Membatasi Aktivitas di Luar Rumah: Mengurangi kegiatan di luar ruangan selama kualitas udara belum membaik.
-
Penggunaan Masker: Wajib menggunakan masker pelindung apabila terpaksa harus beraktivitas di luar rumah.
-
Menjaga Pola Hidup Sehat: Mengonsumsi air putih yang cukup dan menjaga daya tahan tubuh.
“Kesehatan dan keselamatan seluruh peserta didik adalah prioritas utama kami. Walaupun pembelajaran dilaksanakan dari rumah, kami berkomitmen menjaga KBM tetap interaktif, tertib, dan bermakna. Semoga kondisi udara segera membaik sehingga kita bisa kembali beraktivitas secara normal di sekolah,” tegas pihak manajemen sekolah.
Bagi orang tua atau peserta didik yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait teknis PJJ, pihak sekolah mengimbau untuk dapat langsung berkoordinasi melalui wali kelas atau guru mata pelajaran masing-masing.



